Jakarta, 27 Agustus 2025 - Dwicitra Land semakin memperkuat posisinya di pasar properti Jabodetabek dengan menghadirkan klaster terbaru East Ginza, pada kawasan perumahan Darnawangsa Residence, Bekasi, Jawa Barat. Klater East Ginza diperkenalkan kepada ratusan calon pembeli dalam customer gathering, tanggal 24 Agustus 2025.

Berbeda dari tujuh klaster sebelumnya, East Ginza hadir dengan mengusung konsep hunian modern bergaya arsitektur Jepang, yang menawarkan pengalaman tempat tinggal nyaman dan fasilitas penunjang kawasan serba ada.

Manager Marketing Dwicitra Land, Albert Permana, mennjelaskan penetapan nama Klaster East Ginza terinspirasi dari kesuksesan pengembangan salah distrik hunian di Kota Tokyo, Jepang. Distrik itu tersohor seantero Negeri Sakura bahkan seluruh negara Asia termasuk Indonesia, sebagai pusat modernitas dan gaya hidup masyarakat urban.

“Hal itu tercermin dalam setiap detail desain rumahnya, mulai dari fasad yang menggunakan material bitumen berkualitas tinggi hingga penataan lingkungan dengan mengedepankan harmonisasi dan estetika bangunan,” terangnya kepada media, di Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2025.

Berdiri di atas lahan seluas 3,6 hektar, East Ginza menyediakan dua tipe bangunan yakni Harumi dan Nobu dengan total rumah sebanyak 280 unit. Harumi adalah rumah satu lantai seluas 35/78 m², sementara Nobu merupakan tipe dua lantai serta dua pilihan luas bangunan, 60/78 m² dan 60/84 m².

Kedua tipe hunian ini ditawarkan dengan harga cukup kompetitif. Tipe Harumi dibandrol mulai dari Rp 740 jutaan dan Tipe Nobu Rp 900 jutaan per unit.  Tawaran harga menarik di klaster hunian East Ginza ini mengundang antusiasme calon pembeli untuk menyaksikan langsung show unit yang sudah terbangun di area klaster tersebut.

“Sejak pre-launching pada Mei 2025, respons pasar terhadap East Ginza sangat menggembirakan. Pada soft launching kali ini, hampir 200 konsumen mengunjungi show unit dan taman tematik yang baru selesai,” ujar Albert.

Pengembangan Klaster East Ginza Darmawangsa Residence sengaja ditawarkan dengan jumlah unit terbatas guna menambah ekslusifitas setiap penghuni, namun tetap mengedepankan kelengkapan fasilitas penunjangnya.

Kehadiran fasilitas club house, kolam renang, dan taman tematik dalam area klaster menambah eksklusifitas serta kenyamanan bagi setiap penghuni. Selain itu, lokasi strategis East Ginza yang berjarak hanya 1 kilo meter dari interchange Tol Gabus semakin menambah kenyamanan bagi aksesibilitas menuju kawasan bisnis utama dan pusat kota.

Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen, pengembang Dwicitra Land sengaja meberikan penawaran skema kepemilikan cukup menarik selama periode soft launching, mulai dari insentif PPN DTP 11% hingga bebas biaya BPHTB dan AJB. “Jika dihitung secara menyeluruh, maka konsumen dapat menghemat biaya transaksi pada periode soft launching sebesar Rp 147 juta per unit,” imbuhnya.

Kemudahan skema kepemilikan lainnya, sambung Albert, pihaknya bekerja sama dengan platform Proptech Miliki Rumah yang menawarkan program “Pra KPR Inovatif”. Melalui program ini konsumen dapat mengangsur down payment (DP/uang muka) selama 12 bulan.


Pra KPR Inovatif, ditarwarkan khusus bagi kemudahan calon pembeli yang mengalami kendala akses kredit perbankan. Melalui program ini memungkinkan mereka segera menempati rumah sambil memperbaiki rekam jejak finansial agar kelak dapat kembali mengakses fasilitas KPR dari perbankan.

“Kerja sama ini adalah bukti komitmen kami menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang sulit menjangkau pembiayaan perumahan. Dengan program ini, kepemilikan rumah bukan lagi sekadar impian,” cetusnya.

Selain itu, Dwicitra Land menetapkan target serah terima dua tipe rumah Harumi dan Nobu, masing-masing empat bulan dan enam bulan. “Penetapan ini kami buat untuk memberikan kepastian kepada konsumen yang telah melakukan transaksi” pungkas Albert. (*)  

Related Post